Hi semuanya, para pembaca senteang blog gue, oke, gue tau nggak ada yang sudi membaca blog ini. Tapi izinkanlah sejenak diriku untuk membanggakan diri yang tak terbanggakan ini.
Oke, kembali ke paragraf awal:
Hi semuanya, para pembaca setia blog gue. Sekarang gue, Dodi de Bodong, telah kembali ke rahmatullah. Nggak-nggak, maksudnya, gue baru kembali dari wc, duhhh lega.
Kalo gue udah kembali, berarti mood gue juga udah kembali. Tapi, gue masih nggak mood buat ngelanjutin post. gue sebelumnya tentang Afdhal (malam: Afdhillah). Inget Afdhal berarti inget boker lagi !!!!!!!!!!!
Oke sekarang gue cerita tentang ini aja.
Enjoy !!!!
Hmmm,, cerita ini terlepas dari cerita-cerita gue sebelumnya yang bersifat (sok) humor dengan sedikit bumbu garing. Sekarang gue bakal ngeceritain semua pendapat gue tentang PUNK !!!!
punk itu bisa dikatakan sebagai gaya hidup yang kemudian di jadikan sebuah aliran musik. Gaya hidup punk dikatakan sebagai gaya hidup yang menginginkan kebebasan, tidak terikat dan ditindas oleh apapun. Termasuk, dan terutama sekali adalah PEMERINTAH.
Gaya hidup Punk memiliki pemikiran yang kritis, ketat, dan tanggap dalam melihat sisi pemerintahan. Pemerintah dikatakan sebagai penguasa dan pengekang bagi idealis punk.
Banyak orang melihat bahwa PUNK JALANAN itu hanya sekelompok anak frustasi yang salah dalam mencari jati dirinya, dan yang mereka pikirkan hanyalah sebuah kesenangan masa muda--yang salah. Tapi menurut gue nggak, disamping punk dengan CAP NEGATIF-nya, Punk jalanan juga memiliki sisi positif yang sangat mencengangkan.
Ini terbukti dari lirik-lirik lagu Punk Jalanan, yang biasa ngamen di depan lampu merah bunderan katib itu. Lagu Punk yang gue denger dari temen gue yang juga anak Punk (wuiisssshhhh Bodong punya temen anak PUnk, sangat bertolak belakang dengan ke-idiot-an gue).
"Tak ada gunanya pendidikan, kalo di uang cuma ada RUPIAH. PAHLAWAN TANPA TANDA JASA udah mulai punah!!!"
atau
"Anak-anak terlantar makin nggak bisa sekolah, karna harga pendidikan makin parah!!"
Itu adalah sedikit lirik yang gue denger semalam, biasanya lagu-lagu Punk di nyanyiin sama okulele (oke, maksud gue lagu Punk itu diiringi sama okulele), kesan melodic namun tegas terpancar dari lagu ini.
Dan menurut cerita temen gue itu, acara ngamen di lampu merah itu bukan hanya untuk hura-hura, tapi juga dipakai buat ngasih makan anak-anak jalanan yang juga banyak disekitar itu.
Kita bisa melihat Kumpulan band-band Punk dengan aliran musik yang tegas, lirik dengan kritik pedas dan langsung. Musik PUnk ini biasanya identik dengan kekuatan ritmis yang cepat dan tegas, suara vokalis yang jelas menantang.
Sekarang musik Punk sudah berkembang seiring dengan berjalannya waktu, sekarang kita sudah mengenal aliran "PUNK POP, PUNK ROCK, PUNK POP MELODHIC"
ehhhh,, tunggu dulu, tapi ni cerita cuma menurut pandangan gue ya. Cuma buat menguapkan air yang udah mendidih (nggak nyambung).
Enjoi for dis pos
Sabtu, 06 Februari 2010
Anak Punk Menurut gue
Cerita dari Bodong di 08.48
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Tempat ngoceh:
Posting Komentar